Dulu waktu masih SD pernah punya cita - cita menjadi pianist. Dan akhirnya pas SMP, les piano. Tapi sayangnya baru beberapa bulan les, saya sudah berhenti. Saya berhenti karena saya buat not balok. Sedangkan untuk bermain musik - musik klasik atau musik lainnya pasti menggunakan partitur not balok. Jadi, sampai sekarang saya hanya bisa bermain keyboard. Yah, bermain piano hanya sekadarnya. Hahahaha.
Nah, sekarang saya ingin membahas tentang sejarah piano.
Piano berasal dari kata pianoforte yang diambil dari bahasa
Italia. seorang bernama Bartolomeo Cristofori pada tahun 1720-an membuat sebuah
piano. Model tradisional pertama kali diciptakan pada tahun 1709. dengan nama
“gravicembalo col pian e forte” dalam bahasa Italia (“harpsichord with soft and
loud”), yang kira-kira berarti Alat Musik Hapsichord (yang bisa dimainkan )
dengan lembut dan keras. Prinsip kerja alat musik ini diambil dari prinsip
kerja bilah kunci harpsichord and clavichord dikombinasikan dengan pemukul dan
string dari alat musik “dulcimer”. Alat ini pertama kali diciptakan oleh
Bartolomeo Cristofori, seorang pembuat harpsichord dari Italia.
Bartolomeo Cristofori terkenal sebagai perintis pembuatan
piano. Dua dari ciptaannya yang terkenal masih tersimpan sampai sekarang,
Pertama di Metropolitan Museum of Art, New York 1720. Dan yang kedua buatan
tahun 1726 tersimpan di museum Leipzig, Germany. Pada awal mula diciptakan,
suaranya tidak sekeras piano yang dapat didengar pada abad 20-an. Hal ini
dikarenakan tegangan tuts piano saat itu tidak sekuat piano yang ada sekarang.
Pada awalnya, piano dikembangkan dari alat musik kecapi,
namun perbedaannya terletak pada cara bermainnya. Kecapi dimainkan dengan
dipetik, sedangkan piano dimainkan dengan cara menekan tuts-tuts nya.
Perkembangan Piano
Pada akhir periode 1790 sampai 1860, piano era Mozart
mengalami perubahan yang hebat, dimana instrumen modern semakin terlihat
memimpin. Pada revolusinya, piano banyak mendapat dukungan dari komposer dan
pianis-pianis terkenal yang mengiringi perkembangannya. Sehingga piano dalam
musik semakin memiliki power yang tinggi. Teknologi dalam pembuatan piano pun
semakin menggunakan alat-alat berteknologi tinggi.
Piano
Dalam beberapa waktu, gaya suara piano meningkat. Dari 5
oktav menjadi 7 1/3 (atau bahkan lebih) oktav, ini menandakan piano semakin
modern. Kemajuan teknologi ini banyak bersumber dari perusahaan di Inggris,
Broadwood. Selama bertahun-tahun, instrumen buatan Broadwood mengalami
perkembangan menjadi lebih banyak jenisnya, lebih baik suaranya, juga dikemas
secara baik dan rapi.
Perusahaan Broadwood mengirim piano mereka kepada Hadyn dan
Bethoven. Cakupan kemampuan piano yang mereka kirim itu lebih dari lima oktaf.
pada tahun 1790an, tahun 1810 menyusul menjadi enam oktav, sampai pada tahun
1820 akhirnya menjadi tujuh oktav. Sampai-sampai banyak perusahaan pembuat
piano mengikuti trend ini.
Bercerita tentang piano sama halnya seperti menceritakan
seorang superstar. Seperti layaknya seorang superstar, piano yang terkenal itu
juga banyak dikagumi berbagai kalangan. Piano bisa masuk dalam industri musik
dan perfilman, yang dengan mudahnya dilihat dan didengar siapa saja.
Sejak tahun 1830-an, konser piano selalu diidolakan banyak
penggemar musik. Setiap para pianis terkenal menggelar konsernya, kerap kali
dipadati oleh penggemar musik. Mereka selalu berbondong-bondong mengantri tiket
konser piano, karena bagaimanapun juga, piano bisa masuk ke hampir seluruh
aliran musik.
Contoh pada ke-27 konser piano yang digelar Mozart. Konser
ini benar-benar merupakan konser musik instrumental yang tanpa bantuan iringan
penyanyi ternyata tetap dapat lebih dinikmati. Inilah kehebatan yang dimiliki
alat musik piano.
Permainan pada konser piano bisa terlaksana dengan baik
secara solo (sendirian), duo (berdua), trio (bertiga), maupun kuartet
(berempat). Hal ini telah dibuktikan sejak lama oleh para pianis terkenal
seperti Mozart, Hadyn, Beethoven, Schubert, Schumann, Mendelssohn dan Brahms.
Salah satu peran piano dalam industri perfilman adalah
sebagai alat musik yang mengiringi jalannya film tersebut. Dapatkah Anda
membayangkan jika film yang Anda tonton tidak didukung oleh latar belakang
musik? Piano sangat lekat dengan alur-alur cerita dalam sebuah film.
Jika pada film bercerita kesedihan, piano bisa memerankan
nada kesedihan. Sehingga Anda akan terlarut dalam suasana yang sebenarnya
sangat dipengaruhi oleh suara daripada piano. hingga saat ini bentuk2 piano semakin modern dan harganya
bisa mencapai 1,5 hingga 2 miliar per piano nya untuk piano terbaip di dunia
pabrikan steinway & sons, yang memang lebih banyak digumakan dalam konser2
di dunia...
sumber : http://www.sejarahkita.web.id/2010/12/sejarah-piano.html